Tuesday, December 29, 2020

Tips Untuk Orang Tua Mengasuh Anak - Bagaimana Cara Simple menjadi Orangtua Idaman

Bagi Anda yang belum mengenali bagaimana ciri – ciri bad parenting, berikut adalah beberapa diantaranya: tidak toleran, terus-menerus kritis, selalu mendahulukan kepentingan pribadi. Tapi apa yang diperlukan supaya menjadi orang tua yang baik? Bagaimana caranya memberikan kesan baik tentang kehidupan kepada si buah hati?

deccanherald.com


John Bowlby mengadakan banyak penelitian untuk mengetahui efek yang terjadi pada pola parenting, pada tahun 1960-an. Pada masa itu ia menggunakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah selama Anda tidak melakukan pengasuhan yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, {secara alami, juga akan baik-baik saja|juga akan baik – baik saja secara alami. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?

Satu hal penting yang harus selalu diingat: Tidak ada manusia yang sempurna. Cobalah sekuat apa pun, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar setiap saat setiap hari untuk setiap tahun dari pertumbuhan anak-anak Anda. Anda pun tidak harus melakukannya. Dalam pemahaman itu, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak harus sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.

Dapat dimengerti jika, sebagai orangtua, Anda mengharapkan sesuatu yang lebih untuk anak – anak Anda. Dan ada banyak hal yang dapat Anda kerjakan, dan sikap yang bisa Anda adopsi, yang bisa memberi anak Anda permulaan yang terbaik untuk kehidupan yang mungkin mereka miliki.



Melainkan, pada dikala yang sama, sebenarnya akan membuat hidup lebih mudah dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, namun seandainya Anda bisa mengelola yang berikut ini, karenanya aku yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:

1) Kenali bahwa Anda manusia

Anda tidak dapat melakukan segalanya, Anda tidak dapat berada di mana-mana, Anda tidak dapat tahu segalanya. Anda akan membikin kekeliruan. Anda juga memiliki dilema, situasi sulit, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi total, tetapi mempunyai sikap yang benar.

Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda mempunyai banyak hal untuk dipelajari (kita seluruh lakukan) dan bersedia untuk diajar serta belajar dari kekeliruan Anda. Sebuah tanda kedewasaan sejati merupakan cakap memperhatikan kembali masa lalu Anda, mengenali kekeliruan yang Anda buat, dan mengatakan “ini adalah apa yang sudah saya pelajari seputar diri aku, dan apa yang saya butuhkan untuk mengubah diri aku”.

Tapi ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Saya tak bagus” sama buruknya dengan sikap “Aku tak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kesalahan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu cuma cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Apabila Anda mempunyai problem serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan memecahkannya.

2) Mengakui Anda memainkan permainan prosentase

Kita seluruh pernah mendengar perihal mereka: si kecil-si kecil dari latar belakang yang paling kejam dan kurang cakap yang entah bagaimana berhasil membikin kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Tapi anak-anak dari keluarga terbaik (seperti yang dijelaskan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan kriminalitas.

Kenyataannya adalah bahwa Anda, orang tua, cuma satu elemen dalam pengasuhan si kecil-buah hati Anda. Mereka juga diberi pengaruh oleh sahabat-sahabat, kerabat lain, guru, penjaga toko, Layar, majalah dan, tentu saja, susunan televisi mereka sendiri. Anda tak dapat dapat seluruh variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan buah hati-anak Anda si kecil gagal. Anda mungkin ternyata yang paling buruk, bapak dan ibu, dan kasar, memabukkan anak-si kecil Anda baik-bagus saja. Tak ada yang dijamin dalam hidup ini.

Jadi, Anda memainkan persentase. Anda tahu bahwa jika Anda jika anak-buah hati Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk buah hati baik. Jadi, rata-rata, kalau si kecil-anak Anda mungkin bukan buah hati yang baik. Memakai disiplin yang adil dan memakai mungkin tetap menghasilkan yang lebih bagus untuk hasil yang bagus - jadi lakukan saja.

Anda baik sebagai orang tua TIDAK tidak oleh seberapa bagus anak-buah hati Anda berubah. Itu tak oleh apakah Anda mengerjakan seluruh yang secara wajar dapat Anda lakukan untuk menjalankan hal-hal yang benar dan membuat keputusan yang membuat untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu anak salah. Jadilah itu. Itu tak berarti Anda gagal sebagai rupanya. Tetapi, sekiranya Anda terlalu malas untuk jika fakta, bila Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan sekiranya pada buah hati-anak Anda, maka, saya percaya, Anda sudah gagal - sudah bila buah hati keputusan itu yaitu keputusan yang membikin!




3) Kenali anak-si kecil

Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman buah hati ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan anak-anak didahulukan, sebelum yang lainnya. Aku aku tidak tak dengan konsep itu. Ya, saya saya semestinya kepentingan terbaik buah hati, melainkan ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.

Umpamanya, mengambil semisal baru di kota lain mungkin profesi hal terbaik untuk keluarga Anda - sudah bila itu berarti membawa buah hati Anda jauh dari sekolah dan teman-teman.

Dengan mengutamakan si kecil-si kecil dalam buah hati hal, kita menghadapi bahaya semua generasi yang egois, “saya yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Kadang buah hati-si kecil aku mengambil mesti kedua - dan itu sendiri pekerjaan yakni penting seputar kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan bila pada si kecil-anak. Tapi pada tapi, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.

4) Lihatlah walhasil panjang

Membesarkan si kecil-buah hati yakni adalah yang panjang. Siapkan tujuan akhirnya panjang Anda. Bagaimana Anda bentang mereka berubah menjadi orang dewasa? Kualitas dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?

Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan mutu untuk mengambil pilihan pembetulan akhirnya pendek yang mudah, atau pendekatan yang lebih keras yang akan konsisten lebih banyak buah dalam alhasil panjang. TV adalah televisi klasik dari ini. Seberapa mudahnya, yakni anak-si kecil bermain, untuk hanya menyalakan Kaca sebagai pengasuh elektronik? Pembenaran pembetulan untuk si kecil-anak yang kencang atau kencang. Tetapi seberapa jauh, lebih bagus, dalam alhasil panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu tetapi mereka bagaimana membangun baik, atau menjahit mainan lunak, atau jangka puzzle?

5) Cari sisi positifnya

Seperti Anda, buah hati-anak Anda akan membuat kesalahan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Senantiasa mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Si-anak saya buah hati perhatian orang tua mereka. Observasi kesalahan mereka, dan mereka akan membutuhkan lebih banyak. Perhatikan apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka bentang sekali lebih menyenangkan Anda.

6) Tetap berpegang pada diri sendiri

Percaya pada dirimu sendiri. Jikalau Anda melakukan semua hal di atas, karenanya Anda berada di menjalankan yang benar. Akan ada dikala-dikala merupakan Anda membuat keputusan dan Anda ditantang olehnya, baik oleh si kecil-buah hati Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang bagus campur). Seandainya tidak ada fakta baru yang tidak Anda sadari sebelumnya, jangan kalau.

Namun jangan takut untuk mengatakan tidak – pada buah hati dan keluarga Anda - jikalau itu yaitu hal yang benar untuk dikatakan.

Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Melainkan jauh lebih bagus untuk berperilaku pada keputusan Anda, ketimbang menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda buah hati Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membikin keputusan, bagaimana Anda anak memandang, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah layar kaca yang baik untuk mereka.

Saturday, December 26, 2020

Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ketika Akan Menentukan Gedung Tempat Resepsi Pernikahan



Anda telah mendapatkan calon pengantin pria yang sangat baik dan juga mempersiapkan gaun pengantin yang luar biasa. Langkah selanjutnya adalah menentukan wedding vanue yang sudah lama Anda impikan. Acara pernikahan akan terus diingat baik oleh pengantin, dan juga oleh keluarga, kerabat, dan teman. Jadi persiapkanlah dengan bijak dan berhati – hati.



balishukawedding.com


Di bawah ini adalah beberapa ide bagus yang bisa Anda gunakan untuk menyiapkan tempat pernikahan impian Anda.

Ikuti insting Anda.


Kata hati biasanya muncul secara tiba – tiba saat Anda sampai ke sebuah tempat. Sebagai pertimbangan utama, dengarkan bisikan tersebut. Ketika pertama kali yang Anda rasakan adalah vibe yang tenang dan positif, itu adalah permulaan yang baik. Gunakan bisikan tersebut untuk menentukan apakah tempat itu sesuai dengan pilihan Anda atau tidak. Namun Anda juga tidak harus meninggalkan pilihan yang logis dalam menentukan tempat pernikahan yang sempurna. Itu harus terasa benar karena Di sinilah Anda akan bertukar sumpah dengan lelaki pujaan hati Anda.

 



bluepointbayvillas.com



Tenangkan diri Anda.


Jangan terburu-buru menentukan wedding vanue. Memiliki pernikahan adalah salah satu peristiwa paling berharga dalam hidup Anda sehingga Anda ingin membuat keputusan yang bijak. Cobalah untuk mulai mencari vanue sekitar setahun sebelum tanggal pernikahan jika memungkinkan. Anda kemudian akan mempunyai cukup waktu untuk membikin keputusan yang baik dan mengubah venue jika terjadi sesuatu.

Pikirkan perihal ukurannya.


Ukuran venue sungguh-sungguh penting dalam keputusan Anda. Pilih vanue yang terlalu kecil dan akan terasa canggung dan menjengkelkan. Pernikahan akan kehilangan keintimannya bila tempat itu terlalu besar. Jumlah tamu akan mempertimbangkan ukurannya. Anda akan memerlukan ilustrasi kasar seputar berapa banyak tamu yang akan Anda undang sebelum mencari vanue pernikahan Anda. Cobalah seakurat mungkin. Jangan cuma mengatakan saya berharap mengundang 200 sampai 500 tamu. Perbedaan besar dalam jumlah tamu akan mempengaruhi ukuran tempat. Ingat untuk meninggalkan ruang yang cukup untuk zona dansa. Kian banyak tetamu yang Anda miliki, semakin besar ruang yang Anda butuhkan untuk zona dansa.

 


theweddingscoop.com



Pertimbangkan area parkir.


Banyak orang yang menghadiri pernikahan mengeluhkan keterbatasan tempat parkir. Pastikan tempat pernikahan alternatif Anda mempunyai ruang yang luas untuk seluruh tamu Anda. Parkir mungkin menjadi pertimbangan kecil namun itu bisa menjadi kunci antara tamu yang puas dan yang frustrasi.

Cari tahu apakah ada batasan untuk venue.


Mungkin ada beberapa macam pengendalian kebisingan yang akan menghambat keputusan Anda untuk menyewa band dan mempunyai sistem bunyi yang keras. Ada batasan waktu di sebagian tempat sementara yang lain memperkenankan Anda bersenang-gembira sepanjang malam. Malah ada sebagian yang memegang dekorasi.
Pastikan apakah tempat tersebut memungkinkan Anda membawa kios bunga, katering, dekorator, dan lain-lain. Anda sendiri karena beberapa di antaranya mungkin memiliki profesional dan kontraktor khusus yang ingin Anda pakai.

Buat diagram pernikahan Anda.


Siapkan pembatasan di atas kertas atau pikiran Anda sebelum memilih vanue pernikahan. Anda wajib tahu di mana masing-masing dari berikut ini akan berada: zona resepsionis, ruang makan, dan tempat duduk untuk tamu, dan sebagainya. Kemudian tinjau apakah vanue Anda sesuai dengan pembatasan yang ada dalam pikiran Anda.

Wednesday, December 23, 2020

Perhatikan Tips Mudah Ini Agar Tidak Salah Ketika Memilih Wedding Vanue Impian



Anda telah menemukan calon pengantin laki – laki yang sangat baik dan juga membeli gaun pengantin yang luar biasa. Anda memimpikan resepsi pernikahan yang tanpa cacat, sekarang waktunya menyiapkan tempat pernikahan yang sempurna. Mengadakan acara pernikahan yang sempurna dapat memberikan memori manis yang abadi bagi Anda, keluarga, dan juga teman – teman Anda, persiapkanlah dengan sebaik – baiknya



ayana.com


Terapkan trik ini supaya Anda dapat mencari wedding vanue impian Anda.

Percayalah pada bisikan hati Anda.


Pernahkan Anda memiliki perasaan tertentu waktu Anda baru saja sampai ke sebuah tempat.? Itu adalah insting Anda sedang mencoba mengatakan sesuatu. Mempercayai kata hati Anda adalah penting. Jika Anda memiliki feeling yang baik tentang tempat itu maka itu adalah permulaan yang baik. Pakailah intuisi itu untuk menentukan apakah tempat tertentu sesuai dengan pilihan Anda atau tidak. Tapi Anda juga jangan sampai mengabaikan pilihan yang logis ketika menentukan wedding vanue yang Anda impikan. Itu harus terasa benar karena Anda dan lelaki pujaan hati Anda akan memulai petualangan baru di sini.

 



bridestory.com



Tenangkan pikiran Anda.


Jangan terburu-buru memilih tempat pernikahan. Memiliki resepsi pernikahan adalah salah satu momen paling berharga dalam hidup Anda sehingga Anda mau membuat keputusan yang bijaksana. Cobalah untuk mulai mencari vanue sekitar setahun sebelum tanggal pernikahan sekiranya memungkinkan. Anda kemudian akan mempunyai cukup waktu untuk membikin keputusan yang bagus dan mengubah venue bila terjadi sesuatu.

Pikirkan tentang ukurannya.


Ukuran venue sungguh-sungguh penting dalam keputusan Anda. Pilih tempat yang terlalu kecil dan akan terasa canggung dan menyebalkan. Pernikahan akan kehilangan keintimannya apabila vanue itu terlalu besar. Jumlah tetamu akan memutuskan ukurannya. Anda akan memerlukan gambaran kasar seputar berapa banyak tetamu yang akan Anda undang sebelum mencari vanue pernikahan Anda. Cobalah seakurat mungkin. Jangan hanya mengatakan aku ingin mengundang 200 sampai 500 tamu. Perbedaan besar dalam jumlah tetamu akan mempengaruhi ukuran vanue. Ingat untuk meninggalkan ruang yang cukup untuk zona dansa. Kian banyak tamu yang Anda miliki, kian besar ruang yang Anda butuhkan untuk zona dansa.

 


theweddingscoop.com



Pertimbangkan area parkir.


Banyak orang yang menghadiri pernikahan mengeluhkan keterbatasan tempat parkir. Pastikan vanue pernikahan pilihan Anda mempunyai ruang yang luas untuk segala tetamu Anda. Parkir mungkin menjadi pertimbangan kecil tapi itu bisa menjadi kunci antara tamu yang puas dan yang frustrasi.

Cari tahu apakah ada batasan untuk venue.


Mungkin ada beberapa ragam pengendalian kebisingan yang akan menghambat keputusan Anda untuk menyewa band dan mempunyai cara suara yang keras. Ada batasan waktu di beberapa vanue sementara yang lain membiarkan Anda bersenang-berbahagia sepanjang malam. Bahkan ada sebagian yang mengendalikan dekorasi.
Pastikan apakah tempat tersebut memungkinkan Anda membawa kios bunga, katering, dekorator, dan lain-lain. Anda sendiri karena sebagian di antaranya mungkin mempunyai profesional dan kontraktor khusus yang mau Anda gunakan.

Buat diagram pernikahan Anda.


Siapkan pembatasan di atas kertas atau pikiran Anda sebelum memilih vanue pernikahan. Anda semestinya tahu di mana masing-masing dari berikut ini akan berada: area resepsionis, ruang makan, dan tempat duduk untuk tetamu, dsb. Kemudian tinjau apakah vanue Anda pantas dengan penguasaan yang ada dalam pikiran Anda.

Tuesday, December 22, 2020

Mau Menjadi Orangtua Yang Terbaik Bagi Anak Anda.? Perhatikan Panduan Berikut Ini

Kita semua tahu seperti apa tipikal orang tua yang tidak benar: tidak toleran, terus-menerus kritis, lebih tertarik pada urusan mereka sendiri daripada kebutuhan anak-anak mereka. Tapi apa yang harus dilakukan agar menjadi orang tua yang baik? Bagaimana caranya memberikan kesan baik tentang kehidupan kepada si buah hati?

deccanherald.com


John Bowlby mengadakan banyak penelitian untuk mencari tahu akibat yang timbul pada pola parenting, pada tahun 1960-an. Ketika itu ia menciptakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah asalkan Anda tidak melakukan pengasuhan yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, {secara alami, juga akan baik-baik saja|juga akan baik – baik saja dengan sendirinya. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?

Baiklah, mari kita luruskan satu hal untuk selamanya: Tidak ada yang sempurna. Cobalah sekuat apa pun, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar terus menerus selama masa pertumbuhan anak-anak Anda. Anda pun tidak harus melakukannya. Dalam pemahaman tersebut, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak harus menjadi sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.

Tapi, sebagai orangtua, Anda menginginkan sesuatu yang lebih untuk anak – anak Anda. Untuk mencapai hal tersebut, ada tips – tips yang bisa Anda adopsi kepada kehidupan parenting Anda. Sehingga anak – anak Anda memiliki bekal yang cukup untuk menjalani kehidupannya kelak.



Tetapi, pada saat yang sama, sebenarnya akan membuat hidup lebih mudah dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, tetapi bila Anda dapat mengelola yang berikut ini, karenanya aku yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:

1) Kenali bahwa Anda manusia

Anda tak bisa melaksanakan segalanya, Anda tak bisa berada di mana-mana, Anda tak bisa tahu segalanya. Anda akan membikin kekeliruan. Anda juga memiliki persoalan, permasalahan, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi total, tapi mempunyai sikap yang benar.

Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda mempunyai banyak hal untuk dipelajari (kita segala lakukan) dan bersedia untuk diajar serta belajar dari kesalahan Anda. Sebuah tanda kedewasaan sejati merupakan mampu melihat kembali masa lalu Anda, mengenali kekeliruan yang Anda buat, dan mengatakan “ini yaitu apa yang telah aku pelajari perihal diri aku, dan apa yang saya butuhkan untuk merubah diri aku”.

Namun ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Saya tak baik” sama buruknya dengan sikap “Aku tak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kesalahan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu cuma cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Kalau Anda mempunyai problem serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan mengatasinya.

2) Mengakui Anda memainkan permainan prosentase

Kita seluruh pernah mendengar perihal mereka: buah hati-si kecil dari latar belakang yang paling kejam dan kurang kapabel yang entah bagaimana sukses membikin kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Tetapi si kecil-anak dari keluarga terbaik (seperti yang dibeberkan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan kejahatan.

Kenyataannya yakni bahwa Anda, orang tua, hanya satu faktor dalam pengasuhan buah hati-anak Anda. Mereka juga dipengaruhi oleh sahabat-sahabat, kerabat lain, guru, penjaga warung, TV, majalah dan, tentu saja, susunan layar kaca mereka sendiri. Anda tidak dapat dapat segala variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan buah hati-anak Anda si kecil gagal. Anda mungkin ternyata yang paling buruk, ayah dan ibu, dan kasar, beralkohol buah hati-buah hati Anda baik-bagus saja. Tak ada yang dijamin dalam hidup ini.

Jadi, Anda memainkan persentase. Anda tahu bahwa sekiranya Anda jika buah hati-si kecil Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk buah hati baik. Jadi, rata-rata, seandainya si kecil-anak Anda mungkin bukan si kecil yang baik. Menggunakan disiplin yang adil dan menggunakan mungkin tetap menciptakan yang lebih bagus untuk hasil yang baik - jadi lakukan saja.

Anda bagus sebagai orang tua TIDAK tak oleh seberapa bagus anak-si kecil Anda berubah. Itu tak oleh apakah Anda melaksanakan semua yang secara wajar dapat Anda lakukan untuk melakukan hal-hal yang benar dan membikin keputusan yang membuat untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu si kecil salah. Jadilah itu. Itu tidak berarti Anda gagal sebagai rupanya. Namun, apabila Anda terlalu malas untuk bila fakta, bila Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan bila pada si kecil-anak Anda, karenanya, aku percaya, Anda telah gagal - sudah apabila buah hati keputusan itu ialah keputusan yang membuat!




3) Kenali anak-si kecil

Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman anak ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan buah hati-si kecil didahulukan, sebelum yang lainnya. Aku saya tidak tidak dengan konsep itu. Ya, saya saya wajib kepentingan terbaik buah hati, tetapi ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.

Misalnya, mengambil umpamanya baru di kota lain mungkin pekerjaan hal terbaik untuk keluarga Anda - telah jikalau itu berarti membawa buah hati Anda jauh dari sekolah dan sahabat-teman.

Dengan mengutamakan anak-anak dalam si kecil hal, kita menghadapi bahaya segala generasi yang egois, “aku yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Terkadang buah hati-anak saya mengambil seharusnya kedua - dan itu sendiri pekerjaan adalah penting perihal kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan seandainya pada anak-buah hati. Tapi pada namun, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.

4) Lihatlah hasilnya panjang

Membesarkan buah hati-si kecil yakni adalah yang panjang. Siapkan tujuan akibatnya panjang Anda. Bagaimana Anda bentang mereka berubah menjadi orang dewasa? Mutu dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?

Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan kualitas untuk mengambil pilihan pembetulan akhirnya pendek yang gampang, atau pendekatan yang lebih keras yang akan tetap lebih banyak buah dalam walhasil panjang. Kaca adalah layar kaca klasik dari ini. Seberapa mudahnya, ialah si kecil-si kecil bermain, untuk cuma menyalakan Televisi sebagai pengasuh elektronik? Pembetulan pembetulan untuk buah hati-si kecil yang pesat atau pesat. Tapi seberapa jauh, lebih bagus, dalam akibatnya panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu tetapi mereka bagaimana membangun bagus, atau menjahit mainan lunak, atau rentang puzzle?

5) Cari sisi positifnya

Seperti Anda, si kecil-buah hati Anda akan membuat kesalahan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Selalu mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Si-si kecil aku buah hati perhatian orang tua mereka. Observasi kekeliruan mereka, dan mereka akan membutuhkan lebih banyak. Amati apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka jangka sekali lebih menyenangkan Anda.

6) Konsisten berpegang pada diri sendiri

Percaya pada dirimu sendiri. Sekiranya Anda melakukan seluruh hal di atas, karenanya Anda berada di melaksanakan yang benar. Akan ada dikala-saat ialah Anda membikin keputusan dan Anda ditantang olehnya, baik oleh si kecil-si kecil Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang bagus campur). Jika tidak ada fakta baru yang tidak Anda sadari sebelumnya, jangan apabila.

Tapi jangan takut untuk mengatakan tidak – pada anak dan kerabat Anda - apabila itu merupakan hal yang benar untuk dikatakan.

Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Namun jauh lebih bagus untuk berbuat pada keputusan Anda, ketimbang menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda anak - anak Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membuat keputusan, bagaimana Anda anak memperhatikan, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah televisi yang baik untuk mereka.

Friday, December 18, 2020

Anda Bermasalah Dalam Mendidik Anak.? Ikuti Panduan Berikut Ini

Tipikal bad parenting adalah: tidak memiliki rasa toleransi, selalu kritis, selalu mendahulukan kepentingan pribadi. Jadi apa yang sebaiknya dilakukan untuk menjadi orangtua yang baik? Bagaimana triknya menunjukkan kesan baik tentang kehidupan bagi si buah hati?



Pada 1960-an, John Bowlby mengadakan banyak penelitian untuk mengetahui akibat yang timbul pada pola pengasuhan anak. Pada masa itu ia menggunakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah asalkan Anda tidak melakukan pengasuhan yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, {dengan ketangguhan alami mereka sendiri, juga akan baik-baik saja|juga akan baik – baik saja dengan sendirinya. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?

Baiklah, mari kita luruskan satu hal untuk selamanya: Tidak ada manusia yang sempurna. Cobalah sekuat apa pun, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar setiap saat setiap hari untuk setiap tahun dari pertumbuhan anak-anak Anda. Anda juga tidak harus melakukannya. Dalam pengertian tersebut, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak perlu sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.

Tapi, sebagai orangtua, Anda mengharapkan sesuatu yang lebih untuk anak – anak Anda. Dan ada beberapa hal yang dapat Anda kerjakan, dan sikap yang dapat Anda adopsi, yang bisa memberikan anak Anda permulaan yang terbaik untuk kehidupan yang mungkin mereka miliki.



Tapi, pada dikala yang sama, hakekatnya akan membuat hidup lebih mudah dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, melainkan jikalau Anda bisa mengelola yang berikut ini, maka aku yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:

1) Ingat Anda Adalah Manusia Biasa

Anda tak bisa melaksanakan segalanya, Anda tak bisa berada di mana-mana, Anda tak dapat tahu segalanya. Anda akan membuat kesalahan. Anda juga memiliki dilema, persoalan, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi total, tetapi memiliki sikap yang benar.

Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda mempunyai banyak hal untuk dipelajari (kita semua lakukan) dan bersedia untuk dididik serta belajar dari kesalahan Anda. Sebuah pertanda kedewasaan sejati adalah kapabel mengamati kembali masa lalu Anda, mengenali kekeliruan yang Anda buat, dan mengatakan “ini yakni apa yang sudah saya pelajari perihal diri aku, dan apa yang saya butuhkan untuk mengubah diri aku”.

Tapi ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Saya tak bagus” sama buruknya dengan sikap “Aku tak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kekeliruan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu hanya cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Jikalau Anda memiliki persoalan serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan menyelesaikannya.

2) Mengakui Anda memainkan permainan persentase

Kita segala pernah mendengar seputar mereka: anak-si kecil dari latar belakang yang paling kejam dan kurang mampu yang entah bagaimana berhasil membuat kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Tapi si kecil-buah hati dari keluarga terbaik (seperti yang dibeberkan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan melanggar hukum.

Kenyataannya adalah bahwa Anda, orang tua, cuma satu faktor dalam pengasuhan buah hati-anak Anda. Mereka juga dipengaruhi oleh sahabat-sahabat, kerabat lain, guru, penjaga kios, Kaca, majalah dan, tentu saja, susunan televisi mereka sendiri. Anda tak dapat dapat seluruh variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan buah hati-buah hati Anda si kecil gagal. Anda mungkin rupanya yang paling buruk, ayah dan bunda, dan kasar, memabukkan anak-si kecil Anda baik-baik saja. Tak ada yang dijamin dalam hidup ini.

Jadi, Anda memainkan prosentase. Anda tahu bahwa kalau Anda apabila si kecil-buah hati Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk si kecil baik. Jadi, rata-rata, apabila buah hati-anak Anda mungkin bukan anak yang bagus. Menggunakan disiplin yang adil dan menggunakan mungkin tetap menghasilkan yang lebih baik untuk hasil yang bagus - jadi lakukan saja.

Anda baik sebagai orang tua TIDAK tidak oleh seberapa baik anak-buah hati Anda berubah. Itu tak oleh apakah Anda melakukan semua yang secara wajar dapat Anda lakukan untuk melakukan hal-hal yang benar dan membuat keputusan yang membuat untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu anak salah. Jadilah itu. Itu tak berarti Anda gagal sebagai rupanya. Tapi, seandainya Anda terlalu malas untuk jikalau fakta, jika Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan seandainya pada si kecil-anak Anda, maka, saya percaya, Anda sudah gagal - sudah jika buah hati keputusan itu ialah keputusan yang membuat!




3) Kenali si kecil-buah hati

Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman si kecil ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan anak-buah hati didahulukan, sebelum yang lainnya. Aku saya tidak tak dengan konsep itu. Ya, saya saya mesti kepentingan terbaik buah hati, namun ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.

Contohnya, mengambil semisal baru di kota lain mungkin profesi hal terbaik untuk keluarga Anda - sudah jikalau itu berarti membawa anak Anda jauh dari sekolah dan teman-sahabat.

Dengan mengutamakan buah hati-buah hati dalam anak hal, kita menghadapi bahaya semua generasi yang egois, “saya yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Kadang-kadang si kecil-buah hati aku mengambil mesti kedua - dan itu sendiri profesi adalah penting tentang kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan seandainya pada si kecil-si kecil. Tetapi pada tapi, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.

4) Lihatlah hasilnya panjang

Membesarkan buah hati-buah hati merupakan merupakan yang panjang. Siapkan tujuan alhasil panjang Anda. Bagaimana Anda bentang mereka berubah menjadi orang dewasa? Mutu dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?

Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan kwalitas untuk mengambil opsi pembetulan kesudahannya pendek yang mudah, atau pendekatan yang lebih keras yang akan tetap lebih banyak buah dalam akhirnya panjang. Kaca yaitu TV klasik dari ini. Seberapa mudahnya, ialah buah hati-buah hati bermain, untuk cuma menyalakan Kaca sebagai pengasuh elektronik? Pembetulan pembenaran untuk anak-si kecil yang cepat atau cepat. Tapi seberapa jauh, lebih baik, dalam walhasil panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu tapi mereka bagaimana membangun baik, atau menjahit mainan lunak, atau rentang puzzle?

5) Cari sisi positifnya

Seperti Anda, anak-si kecil Anda akan membikin kesalahan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Senantiasa mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Anak-buah hati saya buah hati perhatian orang tua mereka. Observasi kesalahan mereka, dan mereka akan membutuhkan lebih banyak. Observasi apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka jangka sekali lebih menyenangkan Anda.

6) Konsisten berpegang pada diri sendiri

Percaya pada dirimu sendiri. Kalau Anda mengerjakan seluruh hal di atas, maka Anda berada di menjalankan yang benar. Akan ada dikala-saat adalah Anda membuat keputusan dan Anda ditantang olehnya, baik oleh si kecil-anak Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang baik campur). Jikalau tidak ada fakta baru yang tidak Anda sadari sebelumnya, jangan kalau.

Melainkan jangan takut untuk mengatakan tak – pada anak dan keluarga Anda - apabila itu adalah hal yang benar untuk dikatakan.

Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Tapi jauh lebih bagus untuk bertingkah pada keputusan Anda, daripada menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda anak - anak Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membikin keputusan, bagaimana Anda buah hati mengamati, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah layar kaca yang bagus untuk mereka.

Wednesday, December 16, 2020

Sudah Berencana Untuk Menikah.? Berikut Bagaimana Cara Pada Saat Mencari Tempat Pernikahan Impian



Acara tunangan sudah selesai, pria yang Anda cintai sudah menyatakan siap untuk berbagi kasih dengan Anda. Anda memimpikan resepsi pernikahan yang tak terlupakan, sekarang saatnya menentukan wedding vanue yang tepat. Mewujudkan resepsi pernikahan yang sempurna dapat memberikan kenangan manis yang abadi bagi Anda, keluarga, dan juga teman – teman Anda, persiapkanlah dengan sebaik – baiknya



balistarisland.com



Gunakan cara di bawah ini supaya Anda dapat mencari tempat pernikahan impian Anda.

Dengarkan bisikan hati Anda.


Insting biasanya muncul secara otomatis ketika Anda sampai ke sebuah tempat. Membiarkan bisikan hati berbicara Anda adalah penting. Jika Anda memiliki perasaan yang baik terhadap tempat itu maka itu adalah permulaan yang baik. Pakailah intuisi tersebut untuk menentukan apakah tempat itu cocok untuk Anda atau tidak. Namun Anda juga tidak harus mengabaikan pertimbangan yang rasional dan logis ketika menentukan wedding vanue impian Anda. Pertimbangkan hal – hal tersebut karena Anda dan lelaki yang Anda cintai akan mengucap janji di sini.

 


baliweddingeasy.com



Tenangkan diri Anda.


Jangan terburu-buru menentukan tempat pernikahan. Mempunyai resepsi pernikahan ialah salah satu peristiwa paling berharga dalam perjalanan hidup Anda sehingga Anda ingin membuat keputusan yang bijaksana. Cobalah untuk mulai mencari tempat sekitar setahun sebelum tanggal pernikahan seandainya memungkinkan. Anda kemudian akan mempunyai cukup waktu untuk membikin keputusan yang bagus dan merubah venue seandainya terjadi sesuatu.

Pikirkan perihal ukurannya.


Ukuran venue sungguh-sungguh penting dalam keputusan Anda. Pilih vanue yang terlalu kecil dan akan terasa canggung dan menjengkelkan. Pernikahan akan kehilangan keintimannya apabila vanue itu terlalu besar. Jumlah tetamu akan menentukan ukurannya. Anda akan memerlukan gambaran kasar tentang berapa banyak tamu yang akan Anda undang sebelum mencari vanue pernikahan Anda. Cobalah seakurat mungkin. Jangan cuma mengatakan saya mau mengundang 200 sampai 500 tamu. Perbedaan besar dalam jumlah tetamu akan memberi pengaruh ukuran tempat. Ingat untuk meninggalkan ruang yang cukup untuk zona dansa. Kian banyak tetamu yang Anda miliki, kian besar ruang yang Anda butuhkan untuk area dansa.

 


theweddingscoop.com



Pertimbangkan zona parkir.


Banyak orang yang menghadiri pernikahan mengeluhkan keterbatasan tempat parkir. Pastikan tempat pernikahan alternatif Anda mempunyai ruang yang luas untuk semua tetamu Anda. Parkir mungkin menjadi pertimbangan kecil namun itu dapat menjadi kunci antara tamu yang puas dan yang frustrasi.

Cari tahu apakah ada batasan untuk venue.


Mungkin ada sebagian tipe pengontrolan kebisingan yang akan menghalangi keputusan Anda untuk menyewa band dan mempunyai sistem bunyi yang keras. Ada batasan waktu di sebagian vanue sementara yang lain mengizinkan Anda bersenang-senang sepanjang malam. Malah ada sebagian yang memegang dekorasi.
Pastikan apakah vanue tersebut memungkinkan Anda membawa kios bunga, katering, dekorator, dll. Anda sendiri sebab beberapa di antaranya mungkin mempunyai profesional dan kontraktor khusus yang mau Anda pakai.

Buat diagram pernikahan Anda.


Siapkan pembatasan di atas kertas atau pikiran Anda sebelum memilih tempat pernikahan. Anda patut tahu di mana masing-masing dari berikut ini akan berada: area resepsionis, ruang makan, dan tempat duduk untuk tetamu, dan sebagainya. Kemudian tinjau apakah vanue Anda pantas dengan penguasaan yang ada dalam pikiran Anda.

Sunday, December 13, 2020

Mau Menjadi Orangtua Idaman Bagi Anak Anda.? Ikuti Tips Simple Berikut Ini

Kita sudah tahu seperti apa ciri – ciri orang tua yang tidak benar: kurang rasa toleransi, terus-menerus kritis, lebih tertarik pada urusan mereka sendiri daripada kebutuhan anak-anak mereka. Tapi apa yang diperlukan untuk menjadi orangtua yang baik? Bagaimana caranya memberikan kesan baik tentang kehidupan bagi si buah hati?

deccanherald.com


Pada 1960-an, John Bowlby melakukan banyak penelitian yang bertujuan untuk mengetahui akibat yang timbul pada pola pengasuhan anak. Pada masa itu ia menggunakan istilah "good-enough parenting". Tesisnya adalah selama Anda menghindari dosa pola asuh yang "buruk", Anda baik-baik saja, dan anak-anak Anda, {secara alami, juga akan baik-baik saja|juga akan baik – baik saja secara alami. Jadi, apakah hanya itu yang ada di sana? Atau ada hal-hal yang Anda, sebagai orangtua, bisa lakukan untuk menjadi lebih dari sekadar orangtua yang "cukup baik". Bisakah Anda, memang, menjadi "orangtua super", bahkan orangtua "paling utama"? Atau itu hanya mitos gerakan feminis?

Baiklah, mari kita luruskan satu hal untuk selamanya: No one is perfect. Sekuat apapun usaha Anda, Anda tidak akan pernah menjadi orangtua yang "sempurna". Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan benar setiap saat setiap hari untuk setiap tahun dari pertumbuhan anak-anak Anda. Anda pun tidak harus melakukannya. Dalam pengertian tersebut, konsep Bowlby tentang "good-enough parenting" sangat benar. Anda tidak harus sempurna. Anak-anak Anda AKAN bertahan hidup. "Cukup bagus" sudah cukup baik.

Namun, Anda mungkin menginginkan lebih untuk anak-anak Anda daripada hanya “rata-rata”. Dan ada banyak hal yang bisa Anda kerjakan, dan sikap yang bisa Anda adopsi, yang akan memberikan anak Anda awal yang terbaik untuk kehidupan yang mungkin mereka miliki.



Namun, pada saat yang sama, sebenarnya akan membikin hidup lebih gampang dan lebih memuaskan bagi diri Anda juga. Ini bukan daftar panjang, melainkan apabila Anda bisa mengelola yang berikut ini, karenanya saya yakin Anda punya hak untuk menyebut diri Anda sebagai orang tua “utama”:

1) Ingat Anda Hanya Manusia Biasa

Anda tidak dapat menjalankan segalanya, Anda tidak dapat berada di mana-mana, Anda tak bisa tahu segalanya. Anda akan membikin kekeliruan. Anda juga mempunyai keadaan sulit, problem, dan gangguan sendiri dari masa lalu Anda sendiri. Tidak apa-apa. Kunci permainan ini bukanlah menjadi total, namun mempunyai sikap yang benar.

Apa sikap yang benar? Rendah hati. Mengakui bahwa Anda mempunyai banyak hal untuk dipelajari (kita segala lakukan) dan bersedia untuk dididik serta belajar dari kesalahan Anda. Sebuah pertanda kedewasaan sejati adalah kapabel melihat kembali masa lalu Anda, mengenali kekeliruan yang Anda buat, dan mengatakan “ini yakni apa yang telah saya pelajari perihal diri aku, dan apa yang saya butuhkan untuk merubah diri aku”.

Namun ada sisi lain dari ini. Terus-menerus merendahkan diri dengan sikap “Aku tidak bagus” sama buruknya dengan sikap “Saya tidak punya apa-apa untuk dipelajari”. Maafkan diri Anda atas kekeliruan Anda. Rayakan kesuksesan Anda. Lihatlah ke masa lalu hanya cukup lama untuk belajar darinya, lalu arahkan pandangan Anda ke depan, dan tekan ke arah yang Anda inginkan. Bila Anda memiliki dilema serius dari masa lalu, cukup berani untuk mencari bantuan dan menyelesaikannya.

2) Mengakui Anda memainkan permainan persentase

Kita seluruh pernah mendengar seputar mereka: anak-si kecil dari latar belakang yang paling kejam dan kurang sanggup yang entah bagaimana sukses membikin kesuksesan besar dari diri mereka sendiri. Melainkan buah hati-anak dari keluarga terbaik (seperti yang dijelaskan oleh saudara kandung mereka) yang entah bagaimana keluar dari rel ke narkoba dan kezaliman.

Kenyataannya yakni bahwa Anda, orang tua, cuma satu unsur dalam pengasuhan buah hati-anak Anda. Mereka juga diberi pengaruh oleh sahabat-teman, kerabat lain, guru, penjaga kios, Kaca, majalah dan, tentu saja, susunan layar kaca mereka sendiri. Anda tak bisa bisa seluruh variabel. Anda mungkin yang terbaik, orang tua terbaik, dan anak-anak Anda anak gagal. Anda mungkin ternyata yang paling buruk, ayah dan ibu, dan kasar, memabukkan anak-anak Anda baik-bagus saja. Tidak ada yang dijamin dalam hidup ini.

Jadi, Anda memainkan persentase. Anda tahu bahwa sekiranya Anda kalau si kecil-buah hati Anda, mereka lebih cenderung menjadi buruk si kecil baik. Jadi, rata-rata, bila anak-buah hati Anda mungkin bukan buah hati yang baik. Memakai disiplin yang adil dan mengaplikasikan mungkin konsisten menciptakan yang lebih baik untuk hasil yang bagus - jadi lakukan saja.

Anda bagus sebagai orang tua TIDAK tak oleh seberapa bagus si kecil-si kecil Anda berubah. Itu tidak oleh apakah Anda melakukan semua yang secara wajar bisa Anda lakukan untuk melakukan hal-hal yang benar dan membikin keputusan yang membuat untuk mereka, DENGAN PENGETAHUAN YANG ANDA PUNYA SAAT. Mungkin keputusan itu si kecil salah. Jadilah itu. Itu tidak berarti Anda gagal sebagai ternyata. Tapi, apabila Anda terlalu malas untuk kalau fakta, jika Anda mengambil keputusan termudah tanpa memikirkan apabila pada anak-si kecil Anda, maka, aku percaya, Anda telah gagal - telah seandainya buah hati keputusan itu merupakan keputusan yang membikin!




3) Kenali si kecil-anak

Anda bukan satu-satunya hal dalam hidup Anda. Di zaman si kecil ini kita sepertinya terobsesi dengan gagasan bahwa kepentingan buah hati-si kecil didahulukan, sebelum yang lainnya. Saya saya tidak tak dengan konsep itu. Ya, aku saya semestinya kepentingan terbaik si kecil, tetapi ada hal lain yang perlu dipertimbangkan juga.

Semisal, mengambil seumpama baru di kota lain mungkin profesi hal terbaik untuk keluarga Anda - telah kalau itu berarti membawa buah hati Anda jauh dari sekolah dan sahabat-teman.

Dengan mengutamakan anak-buah hati dalam si kecil hal, kita menghadapi bahaya semua generasi yang egois, “aku yang pertama” di mana mereka tumbuh dengan percaya bahwa dunia berutang kehidupan. Kadang-kadang anak-buah hati aku mengambil wajib kedua - dan itu sendiri pekerjaan yaitu penting perihal kehidupan. Ya, sebelum mengambil keputusan, pertimbangkan jika pada si kecil-buah hati. Melainkan pada tapi, putuskan sendiri apa yang terbaik untuk keluarga secara keseluruhan.

4) Lihatlah hasilnya panjang

Membesarkan buah hati-anak yaitu adalah yang panjang. Siapkan tujuan alhasil panjang Anda. Bagaimana Anda rentang mereka berubah menjadi orang dewasa? Mutu dan keterampilan apa yang perlu mereka pelajari? Pengalaman apa yang mereka butuhkan, di sepanjang jalan, untuk mempelajari keterampilan dan karakter itu?

Seringkali sebagai orang tua kita dihadapkan dengan kualitas untuk mengambil pilihan pembenaran alhasil pendek yang gampang, atau pendekatan yang lebih keras yang akan konsisten lebih banyak buah dalam alhasil panjang. Televisi yaitu layar kaca klasik dari ini. Seberapa mudahnya, adalah anak-buah hati bermain, untuk cuma menyalakan Televisi sebagai pengasuh elektronik? Pembenaran pembetulan untuk buah hati-buah hati yang kencang atau kencang. Tetapi seberapa jauh, lebih bagus, dalam walhasil panjang, untuk menghabiskan sedikit waktu namun mereka bagaimana membangun baik, atau menjahit mainan lunak, atau bentang puzzle?

5) Cari sisi positifnya

Seperti Anda, buah hati-buah hati Anda akan membikin kekeliruan. Maafkan mereka. Perbaiki dengan lembut dan lanjutkan. Selalu mencari apa yang mereka lakukan dengan benar, bukan apa yang mereka lakukan salah. Buah-buah hati aku buah hati perhatian orang tua mereka. Observasi kesalahan mereka, dan mereka akan memerlukan lebih banyak. Observasi apa yang mereka lakukan dengan benar, dan mereka rentang sekali lebih menyenangkan Anda.

6) Tetap berpegang pada diri sendiri

Percaya pada dirimu sendiri. Bila Anda melaksanakan segala hal di atas, karenanya Anda berada di mengerjakan yang benar. Akan ada saat-saat yaitu Anda membikin keputusan dan Anda ditantang olehnya, bagus oleh buah hati-anak Anda, atau oleh orang lain (seperti keluarga yang baik campur). Seandainya tidak ada fakta baru yang tak Anda sadari sebelumnya, jangan bila.

Tapi jangan takut untuk mengatakan tak – kepada anak dan kerabat Anda - jikalau itu yakni hal yang benar untuk dikatakan.

Tentu, keputusan Anda mungkin berubah menjadi keputusan yang buruk. Yang terjadi. Namun jauh lebih baik untuk berperilaku pada keputusan Anda, ketimbang menjadi kantong plastik yang tertiup angin. Anda anak - anak Anda; menonton bagaimana Anda menghadapi kehidupan, bagaimana Anda membikin keputusan, bagaimana Anda si kecil memperhatikan, bagaimana Anda percaya pada diri sendiri dan membela diri sendiri dan keluarga Anda. Jadilah layar kaca yang bagus untuk mereka.